Berita terbaru

Rabu, 09 Mei 2018

LAGI, MAHASISWA FTIK HARUMKAN NAMA IAIN BATUSANGKAR DI KANCAH NASIONAL

LAGI, MAHASISWA FTIK HARUMKAN NAMA IAIN BATUSANGKAR DI KANCAH NASIONAL



Batusangkar (21/4) – Dua orang Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FTIK IAIN Batusangkar kembali menorehkan prestasi yang membaanggakan. Pasalnya, pada ajang Musyawarah Nasional Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia (IMPI) Wilayah I yang dilaksanakan di Bengkulu, mereka berhasil menyabet juara III Nasional Lomba Mendongeng. Kegiatan yang diikuti oleh beberapa PTKIN Wilayah Sumatera tersebut merupakan kegiatan tahunan guna mempererat tali silaturahim antara mahasiswa PGMI Se-Indonesia.
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 19 – 21 April 2018 tersebut, selain pelaksanaan musyawarah nasional juga dilakukan beberapa perlombaan tingkat nasional, diantaranya lomba mendongeng. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar yakni Dr. Sirajul Munir, M.Pd turut bergembira atas prestasi yang telah di raih oleh dua orang mahasiswa PGMI FTIK IAIN Batusangkar. Beliau berkata “alhamdulillah, luar biasa, selamat kepada ananda yang telah berhasil mengharumkan kembali nama IAIN Batusangkar di Kancah Nasional, terimakasih atas perjuangan hebat ananda, meskipun baru kalian telah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan, terimakasih banyak ananda. Semoga semakin banyak prestasi yang akan terukir oleh mahasiswa PGMI IAIN Batusangkar ke depannya”. Menanggapi apa yang telah dicapai oleh kedua orang mahasiswa PGMI FTIK IAIN Batusangkar, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama yakni Dr. Fadriati, M.Ag juga menyatakan kegembiraannya atas apa yang telah diraih kedua mahasiswa tersebut. “Alhamdulillah, tidak sia-sia rasanya apa yang telah diperjuangkan mendapatkan hasil yang setimpal, ini merupakan kebanggaan yang sangat luar biasa bagi jurusan PGMI, yang merupakan jurusan paling bungsu namun diusia yang masih dini sudah dapat menorehkan prestasi dan membawa nama harum IAIN Batusangkar di kancah nasional, terimakasih banyak”, tuturnya.
Andes Pilben dan Rizki Maisya Getri yang merupakan mahasiswa PGMI Yang berhasil meraih prestasi tersebut juga turut bangga dan senang. Pasalnya, beberapa peserta yang hadir merupakan senior mereka pada jenjang perkuliahan. Namun, hal tersebut tidak mematahkan semangat mereka untuk terus berjuang dalam mengharumkan nama IAIN Batusangkar di kancah Nasional. “Alhamdulillah, kami berhasil meraih juara III, meskipun awalnya tidak percaya diri namun kami yakin kehadiran kami akan mampu membuat juri kagum dan kehadiran kami tidak menyia-nyiakan apa yang telah diperjuangkan oleh pimpinan di FTIK IAIN Batusangkar” Ujarnya. 
Ketua Jurusan PGMI FTIK IAIN Batusangkar, yakni Nina Suzanne, M.Pd juga menyatakan kegembiraan dan rasa syukur atas apa yang telah diraih oleh kedua mahasiswa PGMI tersebut. “Alhamdulillah, rasa bahagia dan haru kepada Andes dan Riski atas prestasinya diajang Nasional, mudah-mudahan kedepannya akan banyak prestasi yang diraih oleh mahasiswa PGMI FTIK IAIN Batusangkar”, Ujarnya. (zal)


MENJAWAB TANTANGAN PENDIDIKAN ABAD 21, FTIK PERTAJAM KOMPETENSI PEDAGOGIK DOSEN MELALUI KEGIATAN WORKSHOP

MENJAWAB TANTANGAN PENDIDIKAN ABAD 21, FTIK PERTAJAM KOMPETENSI PEDAGOGIK DOSEN MELALUI KEGIATAN WORKSHOP

Batusangkar (3/5) – Menjawab tantangan pendidikan pada abad 21, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Batusangkar menggelar workshop peningkatan kompetensi pedagogik dosen yang fokus pada pembahasan “Sosok Utuh Kompetensi Dosen dan Impelementasinya dalam RPS dan Pembelajaran”. Pembahasan ini dilatarbelakangi oleh kepedulian FTIK sebagai salah satu fakultas yang sudah seharusnya mapan dalam menghadirkan sosok dosen yang utuh guna memberikan role model kepada mahasiswa yang akan diluluskan sebagai calon tenaga pendidik dan kependidikan yang akan di pakai oleh masyarakat.


Kegiatan yang bertempat di Hotel Emersia Batusangkar ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dra. Desmita, M.Si. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan bahwa “hendaknya kegiatan ini bukan hanya pelaksanaannya saja, namun bagaimana kegiatan ini menyentuh pada ranah aspek pedagogik dosen dan dapat diterapkan dalam pembelajaran perkuliahan”. Menyambung apa yang disampaikan oleh Wakil Rektor, Dekan FTIK IAIN Batusangkar yakni Dr. Sirajul Munir, M.Pd menyampaikan hal yang senada. Ia berujar “kegiatan workshop ini hendaknya menjadi salah satu langkah bagaimana untuk menjadi sosok dosen yang utuh yang bukan hanya sekedar transfer of knowledge tetapi juga transfer of manner di era keterbatasan zaman dengan kondisi Crisis of moral”.
Acara yang digelar pada tanggal 03 Mei 2018 tersebut menghadirkan 150 dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Selain itu, kegiatan yang dinahkodai oleh Dra. Hadiarni, M.Pd., Kons menghadirkan Narasumber Nasional yang berasal dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yakni Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd. beliaumenyampaikan bahwa pedagogi merupakan ilmu mendidik yang berkaitan dengan teaching atau pengajaran saja yang fokus pada transfer materi, namun pedagogi juga berkaitan dengan bagaimana komunikasi, transaksi, dan sentuhan psikologis yang mengarahkan pada peserta didik untuk menantang pada proses berpikir kritis. Selain itu, konsep pedagogi dalam pembelajaran hendaknya memiliki sebuah tujuan secara terukur dalam sebuah proses pembelajaran yang akan mengarah pada profil umum. 
Tidak hanya fokus pada pembahasan pedagogi, kegiatan workshop juga disisipkan materi tentang penggunaan e-learning dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dimaksudkan agar seluruh tenaga pengajar atau dosen FTIK khususnya faham akan fungsi dan penggunaan e-learning dalam proses pembelajaran. karena e-learning bukan hanya sekedar pangkalan data untuk pengisian nilai, namun dapat dieksplorasi sebagai bentuk kemudahan dalam proses administrasi perkuliahan di kampus. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Tim IT IAIN Batusangkar yakni Zikra Wahyu, M.Kom dan Fauzi. MS., M.Kom yang menyebutkan bahwa “E-learning  yang ada dikampus sudah selayaknya digunakan untuk banyak hal, baik itu pada absensi perkuliahan maupun pada berbagai hal yang dapat membantu mempermudah mahasiswa dalam kegiatan akademik. Hal tersebut juga berkaitan dengan proses bimbingan dan pangkalan data yang pada akhirnya akan dibutuhkan pada masa yang akan datang”. (zal)

Selasa, 01 Mei 2018

FTIK GELAR SEMINAR DAN WORKSHOP TAHFIZH QUR’AN BERTAJUK HYPNOTIC QUR’AN

FTIK GELAR SEMINAR DAN WORKSHOP TAHFIZH QUR’AN BERTAJUK HYPNOTIC QUR’AN

Batusangkar (18/4) – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Batusangkar menggelar seminar dan workshop tahfiz qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kepedulian FTIK IAIN Batusangkar dalam rangka menyukseskan visi dan misi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar menuju kampus yang integratif, interkonektif,berkearifan lokal dan bereputasi global. Selain itu, kegiatan yang diadakan selama dua hari tersebut juga menjadi sarana bagi seluruh guru tahfidz se-Tanah Datar untuk mencari formula baru dalam mengajarkan tahfizh kepada santri sebagai salah satu usaha untuk mewujudkan visi Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar yakni menjadi Kabupaten 1000 Tahfizh.

Agenda yang digelar selama dua hari yang bertempat di Aula Auditorium IAIN Batusangkar tersebut bertajuk “Dahsyat Menghafal Alqur’an dengan Metode Hypnotic Qur’an”. Kegiatan inisecara resmi dibuka oleh Dekan FTIK IAIN Batusangkar yakni Dr.Sirajul Munir, M.Pd. Beliau berujar “Kegiatan ini sengaja diangkat sebagai bentuk kepedulian FTIK IAIN Batusangkar dalam mewujudkan visi dan misi kampus, serta menyambut visi Pemerintah Daerah dalam menyiapkan 1000 penghafal Alqur’an. Selain itu, kegiatan ini merupakan cara FTIK IAIN Batusangkar dalam menghasilkan lulusan yang memiliki hafalan minimal 1 juz, serta mampu menjadi mentor bagi mahasiswa lain.
Kegiatan yang digawangi oleh Nina Suzanne, M.Pd dan Deni Asrida, S.Pd.I, M.Pd dihadiri oleh 300 peserta dengan menghadirkan narasumber nasional, Ustadz Edy Susanto, SQ., S.Pd.I., M.Pd.I yang merupakan pengasuh dari pesantren Motivator Qur’an yang memiliki ke-khas-an dengan menggunakan metode Hypnotic Qur’an. Pada kegiatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa yang paling utama dalam menghafal Al-Qur’an bukanlah hanya sekedar menghafal, namun bagaimana kita mencintai terlebih dahulu Kitab Suci yang menjadi pedoman hidup umat Islam serta menghadirkan Al-Qur’an pada setiap langkah dan gerak hidup. Selain itu poin penting yang cukup menjadi sebuah renungan bagi generasi muda terutama mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar adalah saat beliau menyampaikan “segalau-galaunya orang menghafal Al-Qur’an masih jauh lebih baik dari pada orang yang tidak hafal Qur’an meskipun dalam kondisi bahagia, karena Al-Qur’an itu adalah madu yang candunya akan membuat ketagihan bagi orang-orang yang pernah mencicipinya”.
Selain kegiatan seminar, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 18 – 19 April 2018 tersebut juga dilaksanakan workshop dengan sasaran fokus pada mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar. Peserta workshop yang hadir merupakan mahasiswa utusan dari masing-masing jurusan di FTIK IAIN Batusangkar berdasarkan rekomendasi ketua jurusan. Mahasiswa yang ikut pada kegiatan workshop merupakan calon mentor pagi mahasiswa pada jurusan masing-masing. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Dr. Fadriati, M.Ag pada sesi penutupan kegiatan bahwa “mahasiswa terbaik yang merupakan utusan dari masing-masing Ketua Jurusan hendaknya memberikan sumbangsih kepada FTIK dalam membantu teman-teman di jurusan masing-masing untuk menghafal Al-Qur’an, menuntaskan target hafalan minimal 1 juz serta mengadakan follow up kegiatan dengan membentuk kelompok atau komunitas dengan tujuan untuk menjadi mentor bagi teman-teman di FTIK”.

Selasa, 17 April 2018

UNIVERSITAS MAHA PUTRA MUHAMMAD YAMIN (UMMY) SOLOK LAKUKAN FIELD STUDY KE FTIK IAIN BATUSANGKAR

UNIVERSITAS MAHA PUTRA MUHAMMAD YAMIN (UMMY) SOLOK LAKUKAN FIELD STUDY KE FTIK IAIN BATUSANGKAR

Senin, 16 April 2018, UMMY Solok mengunjungi IAIN Batusangkar dalam rangka field study guna meningkatkan kerjasama yang erat antar kedua lembaga.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Dekan FKIP (Drs Rosmiati, M.Pd) dan disambut dengan hangat oleh Dekan FTIK IAIN Batusangkar (Dr. Sirajul Munir,M.Pd), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Fadriati, M.Ag, Ketua Jurusan Matematika Lely Kurnia, M.Si dosen Tadris Matematika, Staf dan HMJ Taris Matematika.
Dalam rombongan tersebut juga disertai oleh Sekretaris Jurusan Matematika Roza Zaimir, S.Pd.I., M.Pd dosen Pendidikan Matematika dan HMJ Jurusan Pendidikan Matematika UMMY Solok.
Dalam kata sambutannya Dr. Sirajul Munir,M.Pd mengungkapkan perasaan senang dan bangga atas kedatangan tamu dari UMMY Solok, Bapak Dekan juga berharap agar kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi di kedua belah pihak. Beliau juga mengungkapkan bahwa FTIK akan menggelar Seminar Interasional september mendatang dan mengajak dosen UMMY solok untuk ikut berpasrtisipasi dalam ajang tersebut.
Pihak Dekan FKIP UMMY Solok juga menyampaikan harapan untuk kemajuan kedua lembaga dan beliau juga menyampaikan pada bulan Mei mendatang UMMY Solok juga akan menggelar Seminar Nasional. Acara puncak ditandai dengan penandatangan MOU antara FTIK IAIN Batusangkar dan FKIP UMMY Solok dan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. (vivi)

Rabu, 11 April 2018

Mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar Ukir Prestasi Internasional

Mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar Ukir Prestasi Internasional

Keterangan Gambar :
IAIN Batusangkar. Vera Rahma Putri mahasiswa IAIN Batusangkar Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) yang duduk di semester 6 pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) yang menerima penghargaan dari lomba menulis Esay diadakan oleh Kesatuan Keluarga Mahasiswa Indonesia (KKMI) Libiya dan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki beberapa waktu lalu yang membawa nama IAIN Batusangkar ke kancah Internasional.
Vera Rahma Putri yang akrab dipanggil Vera memulai menulis Esay berawal dari minat membaca, timbulah beberapa pandangan yang ingin untuk ditulis dari situ bermula membuat karya tulis Esay dan kerena keseriusannya dalam menulis sehingga mendapat penghargaan dari KKMI Libya 23 Juni 2017 dan Finalis Olimpiode Karya Tulis Ilmiah Perhimpunan Pelajar Indonesia di Turki 20 Januari 2018.
Vera Rahma Putri mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh pihak IAIN Batusangkar yang telah mengantakan nama nya ke kancah Internasional.
Putri dari Ibu Indrawati yang lahir di Tanggerang tanggal 12 Mei 1997 20 tahun silam berniat untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri sesuai dengan tema Esay Cita-citaku kuliah ke luar negeri dengan judul tulisan “ KU GAPAI KULIAH KE NEGERI DUA BENUA” yang ditulisnya mengantarkan Vera menjadi Finalis Internasional dalam kaya tulis Esay tersebut.
ketua Jurusan Devi Aisyah mengatakan “Vera Rahma Putri adalah seorang Mahasiswa yang memiliki kreatifitas di dalam menulis khususnya menulis Esay terkait dengan bidang jurnalistik dan publik dari keseriusan dan minat yang tinggi itu Vera Rahma Putri mengharumkan nama Perguruan Tinggi Islam IAIN Batusangkar. Dengan memperoleh peringkat II dalam lomba yang diadakan oleh KKMI Libya, dan juga Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI di Turki) dengan tema Wonderfull Indonesia yang Judul Esay Wonderfull Sumatera barat.” Ujarnya devi Ketua Jurusan PBA.
Menanggapai prestasi itu Rektor IAIN Batusangkar Kasmuri memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap Vera Rahma Putri yang telah mengharumkan nama IAIN Batusangkar di Kancah Internasional. Sambung kasmuri ”Terimakasih anakku, jerih payah yang kamu lakukan selama ini telah membuahkan hasil dan IAIN Batusangkar berhutang budi pada kalian”, katanya.

Sementara itu, Rizal Wakil Rektor III bidang kemahasiswan dan kerjasama, juga mengucapkan selamat kepada Mahasiwa Jurusan PBA yang telah mengantarkan nama besar IAIN Batusangkar ke kancah Internasional, sambung rizal semua fasilitas kita berikan kepada mahasiswa yang berprestasi baik tingkat Nasional maupun Internasional, di IAIN Batusangkar kita juga menyediakan lembaga-lembaga kemahsiswaan untuk menampung semua kreatif mahasiswa yang mempunyai bakat minat yang tinggi.(hm/jl)


Kamis, 29 Maret 2018

302 Orang Mahasiswa FTIK Diwisuda

302 Orang Mahasiswa FTIK Diwisuda

(Batusangkar-FTIK) : Rabu, 28 Maret 2018 sebanyak 302 orang mahasiswa FTIK IAIN Batusangkar mengikuti upacara Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma IAIN Batusangkar Angkatan V Tahun 2018 di Aula IAIN Batusangkar. 

Untuk FTIK, Bimbingan Konseling (BK) merupakan jurusan terbanyak yang diwisuda pada periode ini, yaitu 76 orang mahasiswa. Disusul Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 57 mahasiswa, kemudian 49 orang dari Jurusan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA). Jurusan Tadris Biologi sebanyak 40 orang mahasiswa, Tadris Bahasa Inggris (TBI) dan Tadris Matematika diwisuda masing-masing 26 orang mahasiswa, lalu diikuti oleh 17 orang mahasiswa dari Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Tadris Fisika mewisuda 6 orang mahasiswa, serta 5 orang mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA). 

Pada wisuda tahap ini lulusan terbaik FTIK diraih oleh Nola Refika dari Jurusan MPI  dengan IPK 3,93. Kepada lulusan terbaik tersebut diberikan apresiasi dari pihak kampus atas prestasi yang diraihnya. (Vivi)

Senin, 26 Maret 2018

Empat Orang Mahasiswa FTIK Ikuti Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional

Empat Orang Mahasiswa FTIK Ikuti Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional

(Batusangkar-FTIK) : Senin, 19 Maret 2018 Rombongan IAIN Batusangkar yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan (Dra. Desmita, M. Si), Dekan FTIK (Dr. Sirajul Munir, M. Pd), dan Kepala Labor FTIK (Dra. Demina, M. Pd) mengantarkan mahasiswa yang akan menjalani Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ke Maahad Muhammadi Perempuan Kelantan, Malaysia.
Di Kelantan rombongan disambut hangat oleh Menteri Besar Kelantan, YAB Dato’ Haji Ahmad Bin Yakob dan Timbalan Menteri Besar Kelantan, Dato’ Mohammad Amar Nik Abdullah. Mereka sangat antusias dengan program yang dilaksanakn oleh IAIN Batusangkar ini.
Mahasiswa yang mengikuti PPL tersebut sebelumnya sudah melalui seleksi ketat yang dilakukan oleh pihak kampus. Empat mahasiswa terbaik terpilih ini berasal dari Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), yaitu : Robiyatul Adawiyah, Dwi Yuliani, Putri Oktavia, dan Siti Rabiatul Adawi. Mahasiswa ini akan mengikuti PPL selama lebih kurang satu bulan terhitung 19 Maret 2018 sampai 12 April 2018. Kelantan merupakan salah satu negara bagian dari Malaysia yang memiliki implementasi keislaman yang kuat. Selama kegiatan PPL mereka akan dibimbing oleh guru-guru yang ada di sana.
Dekan FTIK mengungkapkan bahwa kegiatan PPL Internasional tersebut dilaksanakan dalam upaya mewujudkan visi FTIK menjadi fakultas bereputasi global dan Insya Allah PPL Internasional ini diupayakan terlaksana secara berkesinambungan. Lebih lanjut Ketua Jurusan PBA, Dr. Devy Aisyah, M. Ag., beraharap “Agar mahasiswa PPL bisa memaksimalkan kegiatan teach dan non-teach di tempat tersebut”.(Vivi)